Menulis di malam Bulan Ramadhan,, ditemani dengan acara Bukan Empat Mata yang menghadirkan bintang tamu yang aku nantikan. Abang-abangku (BONDAN PRAKOSO ft FADE2BLACK) yah…. Saat ini aku merasa kalian brothers dalam masa puncak sibuk-sibuknya. Yah,, melejit seperti rudalsquad lagu “Ya Sudahlah” siapa sich sekarang yang gak tau?? Apa lagi setelah menjadi jingle song di salah satu produk kartu selular….(sebut saja exEL) hehee.
Pesta Merdeka Yamaha Trans 7
Makin mantep aja karir mereka tahun ini...
Tapi,, buat temen-temen ketahui yaa.. Aku minat banget ama music Bondan itu udah lama. Semenjak lagu Bunga ditambah lagi penampilan temenku SMA yang waktu itu nyanyi lagu Feels Like Home makin tertarik aku dengan gaya bermusik mereka.
Secara pribadi,, sebenarnya teman-teman juga gak nyangka… waah… aku tuh kegandrungan banget ama music Mr.B ft F2B… Hboh sana sini… Dan ahirnya,, seperti udah dapet cap di ingatan para temen-temenku,, Mereka bakal appreciate ngasih tau ke aku kalo Bondan lagi tayang disini ki,,, Bondan besok bakal perform di Tipi ini ki,, ki video Bondan di acara ini Ki!! Ya BegituLah…haha.
Maaf Yah,, karna album 1 n 2 Bondan saya cuma bisa Download di internet.. Yah,, waktu itu emang lagi ngumpulin semua lagu Bondan waktu semester 3 kuliah.. Jadi, agak telat juga. Tapi,, album FOR ALL…. ^^punyaaaa…hahha.
Aku suka karna……. Lagu mereka…..
Lebih banyak menampilkan realita kehidupan, sikap bebas mengexpresikan diri, pantang menyerah,, melawan rasa putus asa, dan kadang ada kisah cinta juga yang mereka sisipkan disetiap album yang dibuat. Ya, sesuai dengan tiap albumnya jua Respect, Unity, For All…
Dan merasa komunitas yang sekarang ada,, memang mengatasnamakan rasa persaudaraan tanpa ada rasa perbedaan.. Wah, suka banget itu!!
Dan gak ada lagu Bondan yang gak ku suka!!!. Bahkan Lagu ‘Respector’ yang saat itu ku ngrasa mereka jimplak music lagu luar pun ujung-unjungnya sekarang juga suka.
Aku adalah rezpector!!
Dua jariku respect untukmu!!
Aku adalah rezpector!!
Global respect SENJATAKU!!
Yaa… gitu lah sepenggal lirik. Dan aku menjiwai setiap lirik yang mereka nyanyiin.
“Mungkin aku belum bisa menjadi seorang yang benar-benar REZPECTOR di antara teman- teman REZPECTOR lain….^^ itu akuku… Tapi,, Jiwa yang aku rasa memang bener merasa REZPECTOR… Janji suatu saat,, bakal gabung dengan kalian kalo momennya pass… Semoga Berjaya!! Rapatkan Barisan… ”
Terlalu lama vakum dalam dunia tulis menulis ini Terlena dengan sifat malas yang dimanjakan (sangat) Entah saat ini tak ada inspirasi & imaginasi yang muncul dibenak Yang tertuangkan dalam bentuk tulisan pun tak ada pula Gampang saja saat ku ketikkan huruf ini dengan jari-jariku. Tapi otakku yg kosong, membuatku buntu segalanya Aaaaaaaaargh,,, Apa yang harus ku tuliskan???? Apa selalu tentang kehidupan pribadi yang di ungkap (untuk saat ini tidak) Lalu…. Apa yang sebenarnya aku ingin??? (jangan ditanyakn,,karna itu membuatku diam dalam bingung)
Sampai ketika,,, Inspirasi ini,,, harus kupaksakan!! Niat ini datang setelah tak sengaja membaca blog seorang kakak yang aku tak tau siapa dia Namun aku bisa merasa semangatx didalam tulisanx (^^kanuri) Niat kedua saat ku baca lagi notes seorang teman di situs jejaring sosial Dia membahas tentang apa jadinya nanti (kita yg saat ini kuliah) kemudian menatap masa depan.
Yahh,, Mungkin ini jadi kehendak-Nya Motivasiku datang dari lingkungan sekitar.. Mungkin juga Tulisan memang bukan jalan hidupku Tapi apa salahnya jika aku ingin seperti mereka MENULIS…. Menuangkan inspirasi
Aku tak menulis,, Bukan berarti saat itu dalam artian “nothing to do” Udah jadi sifatku yg bisanya fokus ke satu sikap yang di tuju Tapi… Sekarang,, merasa bersalah kalo berdiam diri Time to bangkit (semoga selalu begini….)
Konservasi sumberdaya air adalah upaya memelihara keberadaan serta keberlanjutan keadaan, sifat dan fungsi sumber daya air agar senantiasa tersedia dalam kuantitas dan kualitas yang memadai untuk memenuhi kebutuhan mahluk hidup, baik pada waktu sekarang maupun yang akan datang.
Sumberdaya air merupakan bagian dari kekayaan alam dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk kemakmuran rakyat, secara lestari sebagaimana termaktub dalam pasal 33 ayat 3 UUD 1945. Ketetapan ini ditegaskan kembali dalam pasal 1 Undang Undang Pokok Agraria tahun 1960 bahwa bumi, air dan ruang angkasa termasuk kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dalam wilayah Republik Indonesia sebagai karunia Tuhan Yang Maha Esa adalah merupakan kekayaan nasional. Sumberdaya air ini memberikan manfaat serbaguna untuk mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat di segala bidang baik sosial, ekonomi, budaya, politik maupun bidang ketahanan nasional.
Konservasi Sumber Daya Air di Sungai, Danau dan Waduk
Untuk konservasi air di daerah seperti sungai, danau, waduk tentunya tak lepas dari pengelolaan yang dilakukan demi diperolehnya tatanan air yang setimbang. Tujuan konservasi itu meliputi:
a.Pencegahan Banjir dan Kekeringan
Banjir terjadi karena sungai dan saluran-saluran drainase lain tidak mampu menampung air hujan yang turun ke bumi. Penuhnya air permukaan pada sungai dan danau serta saluran drainase lain disebabkan karena air hujan itu tidak merembes ke bumi, melainkan mengalir menjadi air permukaan. Penyebab terjadinya banjir antara lain curah hujan yang tinggi, penutupan hutan dan lahan yang tidak memadai, serta perlakuan atas tanah yang salah.
Agar banjir dan kekeringan dapat diantisipasi, maka perlu dibuat peta rawan banjir dan kekeringan pada tiap daerah, menyusun rencana penanggulangan banjir dan kekeringan, dan menyiapkan sarana dan prasarana untuk mengadaptasinya.
Kegiatan yang perlu dilakukan untuk mencegah banjir adalah: (1) mematuhi ketentuan tentang Koefisien Bangunan Dasar (KBD) bangunan sehingga kemampuan peresapan air ke dalam tanah meningkat; (2) menjaga sekurang-kurangnya 70 % kawasan pegunungan tertutup dengan vegetasi tetap; (3) melakukan penanaman, pemeliharaan, dan kegiatan konservasi tanah lainnya pada kawasan lahan yang gundul dan tanah kritis lainnya terutama pada kawasan hulu suatu DAS; (4) menyelenggarakan pembuatan teras pada kawasan budidaya di daerah berlereng; (5) Membangun sumur dan kolam resapan; (6) membangun dam penampung dan pengendali air pada tempat-tempat yang dimungkinkan; (7) pengaturan tata guna lahan yang harus lebih berorientasi kepada lingkungan dan meningkatkan ruang terbuka hijau; (8) alokasi lahan harus lebih berorientasi ke fungsi sosial, lingkungan dan keberpihakan kepada rakyat kecil, sehingga perlu dilakukan pendataan tanah dan land form.
Pada kawasan resapan air tidak diperkenankan mendirikan bangunan di kawasan ini arena akan menghalangi meresapnya air hujan secara besarbesaran. Pembangunan jalan raya juga dihindari agar tidak menyebabkan pemadatan tanah dan terganggunya fungsi akuifer. vegetasi yang ada dijaga dan tidak dilakukan penebangan komersial
b.Pencegahan Erosi dan Sedimentasi
Erosi dan sedimentasi adalah peristiwa terkikisnya lapisan permukaan bumi oleh angin atau air. Faktor penentu sedimentasi ini adalah iklim, topografi, dan sifat tanah serta kondisi vegetasi. Faktor penyebab erosi yang terbesar adalah pengikisan oleh air. Oleh karena itu upaya pencegahan yang dilakukan berkaitan dengan upaya pencegahan banjir. Erosi juga dapat terjadi pada tepi sungai karena tebing sungai tidak bisa memegang tanah yang terkena arus air.
Kegiatan untuk mencegah erosi dan sedimentasi yang dapat dilakukan adalah: (1) tidak melakukan penggarapan tanah pada lereng terjal. Bila kelerengan lebih dari 40% maka tidak diperkenankan sama sekali untuk bercocok tanam tanaman semusim. Sedangkan bercocok tanam pada 10 kawasan yang berlereng antara 15-25 % dilakukan dengan membuat teras terlebih dahulu; (2) Untuk mencegah terjadinya sedimentasi pada sungai, maka pada berbagai lokasi di kawasan berlereng dibuat bangunan jebakan lumpur, berupa parit-parit buntu sejajar kontur dengan berbagai variasi panjang, lebar dan dalamnya parit. Secara periodik parit ini dibersihkan agar dapat berfungsi sebagai penjebak lumpur, terutama pada musim penghujan; (3) mencegah pemanfaatan lahan secara intensif pada lahan yang berada di atas ketinggian lebih dari 1000 m di atas permukaan laut; (4) mencegah pemanfaatan lahan yang memiliki nilai erosi lebih tinggi dari erosi yang diperbolehkan.
c.Pencegahan Kerusakan Bantaran Sungai
Kerusakan bantaran sungai dapat diakibatkan oleh pengikisan aliran air dan aktivitas manusia yaitu dengan pembuangan sampah, material dan pengurukan untuk melindungi tempat tinggal. Pencegahan timbulnya kerusakan bantaran sungai dapat dilakukan : (1) melindungi bantaran sungai secara teknis dengan pembetonan dan secara vegetasi yaitu penanaman pada bantran sungai dengan pohon supaya tahan terhadap proses pengikisan; (2) melarang dan menindak kepada orang atau pihak yang menggunakan bantaran sungai untuk bangunan tempat tinggal; (3) melarang kegiatan pembuangan sampah dan material sehingga menyebabkan kerusakan bantaran sungai.
Konservasi Sumber daya Air Bawah Tanah
Sedikit berbeda, untuk konservasi secara sedrhana yang dapat diterapkan di rumah-rumah penduduk, maka ada konservasi untuk air bawah tanah. Meliputi, sumur resapan air hujan (SRAH) menurut Muhsinatun Siasah Masruri, 1997 dalam buku Sumur Resapan Air Hujan Sebagai Sarana Konservasi Sumberdaya Air Tanah di Kota Madya Yogyakarta adalah lubang galian berupa sumur untuk menampung dan meresapkan air hujan. Sesuai dengan namanya air yang boleh masuk kedalam sumur resapan adalah air hujan yang disalurkan dari atap bangunan atau air hujan yang mengalir diatas permukaan tanah pada waktu hujan. Air dari kamar mandi, WC dan dapur tidak dimasukkan kedalam SRAH karena air tersebut merupakan limbah. Air dari WC harus dimasukkan ke dalam septictank kedap air agar bakterinya tidak mencemari air tanah.
Manfaat sumur resapan air hujan terhadap lingkungan adalah untuk mengurangi angka imbangan air yaitu sebagai pemasok air tanah untuk memenuhi kebutuhan air bersih guna menopang kehidupan, mengatasi intrusi air laut, memperbaiki mutu air tanah, mengatasi kekeringan dimusim kemarau, menanggulangi banjir dimusim hujan, mengendalikan air larian (run off) yang mengakibatkan pengikisan humus tanah. Dengan terkendalinya erosi tanah, secara tidak langsung mengurangi sedimentasi yang menyebabkan pendangkalan sungai.
Sumur resapan dapat diletakkan dimana saja baik di halaman depan, tengah, samping maupun belakang. Bila halaman tidak memungkinkan dapat diletakkan di bawah teras, garasi, ruang tengah. Sumur resapan tidak mengganggu keindahan halaman karena dapat ditimbun di dalam tanah. Sumur resapan tidak memerlukan pipa udara sebagaimana septictank sehingga sulit menemukan lokasi karena tidak kelihatan. Letak SRAH harus berjauhan dengan septictank, lebih kurang sepuluh meter guna menghindari pencemaran bila terjadi kebocoran.
Air hujan yang disalurkan baik dari atap maupun yang mengalir sebagai limpasan di permukaan, sebelum masuk kedalam sumur, air hujan melalui bak kontrol dengan maksud benda-benda yang terbawa air tidak masuk kedalam sumur. Di bawah tutup sumur diberi pipa peluapan untuk mengalirkan air ke selokan bila air terlalu penuh. Tutup sumur dibuat dari plat beton, dinding sumur dengan polongan berdiameter 80-100 cm. Pada sambungan polongan diberi ijuk setebal 5 cm, diluar dinding diurug dengan pasir dan pada dasar sumur diberi batu belah guna menahan timpaan air. Bahan bahan yang diperlukan; polongan diameter 80 cm, batu belah dan pasir, ijuk, pipa paralon 3 inch, plat/besi dan semencor/plat untuk tutup sumur.
Selain air sumur resapan, lubang resapan biopori merupakan cara konservasi air tanah sederhana di daerah pemukiman adalah lubang silendris yang dibuat di dalam tanah dengan diameter 10-30 cm, kedalaman tergantung kondisi tanah asal tidak melebihi kedalaman muka air tanah. Lubang biopori diisi sampah dapur/organik guna mendorong terbentuknya biopori oleh aktifitas fauna tanah (cacing) sehingga dapat meningkatkan lajunya peresapan air hujan. Lubang biopori prinsipnya sama dengan sumur resapan, lebih simpel dan mudah diterapkan tidak memerlukan biaya.
SEMOGA BISA MEMBANTU MENYELESAIKAN MASALAH BHUB.DGN BANJIR
eki sOphya Noorhayati, biasanya dipanggiL eki..or Sofia(kalo ama ayah ibu)Sragen,,16 sept 1989 kelahiran jawa tulen..v tinggal menetap di Banjarmasin Kota 1000 sungai,, v punya obsesi yg belum trwujudkan.. yaitu.. Stay di KOta GuDeg JOgja,, gak tau..kenapa.. qu lebih srek bwt tinggal dsana drpd dsini...v BJm asyik jga koq!sKrg lgi nuntut ilmu d Teknik Lingkungan UNLAM Banjarbaru angktn 07,,